Faedah Kesimpulan Durusul Lughoh Pelajaran I

Bismillaahirrohmaanirrohiim

◼Berikut ini adalah kesimpulan pelajaran yang pertama :

1.(هذا).”INI”.

– dia adalah ISIM yg di gunakan untuk mengisyaratkan sesuatu yg dekat, mudzakkar (lelaki), mufrod (satu)… baik yg di isyaratkan adalah berakal maupun tidak, contohnya :

👉 yg berakal : هذا محمدٌ.

👉yg tidak berakal :  هذا مسجدٌ.

٢.(ما)و(مَنْ).

◼ keduanya adalah ISIM istifhaam(yg di gunakan untuk bertanya) namun keduanya memiliki perbedaan :

👈 (ما). “APA”.

– isim yg di gunakan untuk bertanya ttg sesuatu yg tidak berakal.

👈 (مَنْ). “SIAPA”.

– isim yg di gunakan untuk bertanya ttg sesuatu yang berakal.

٣.(نَعَمْ)و(لا).

◼keduanya adalah HURUF yg di gunakan untuk menjawab sebuah pertanyaan… (نَعَمْ) artinya: “IYA” kemudian (لا) artinya : “BUKAN /TIDAK”.

٤.(أ).”APAKAH “.

◼Dia adalah HURUF yang digunakan untuk bertanya tentang sesuatu baik yg berakal maupun yg tidak berakal, contohnya :

👉yg berakal : أهذا ولدٌ ؟.

👉yg tidak berakal :أهذا قلمٌ ؟.

◼ ketahuilah…! bahwa susunan kalimat pada pelajaran pertama terfokuskan pada susunan MUBTADA dan KHOBAR, seperti :

👈 هذا تاجرٌ  (ini adalah seorang pedagang).

👈هذا منديلٌ (ini adalah sapu tangan).

-secara Ringkasnya : MUBTADA adalah isim yg terletak di permulaan kalimat… Sedangkan KHOBAR adalah penjelas dan penyempurna untuk MUBTADA tersebut.. Karena yg namanya MUBTADA tidak akan sempurna kecuali dg KHOBAR…

◼MUFRODAAT (kosa kata – kosa kata) pada pelajaran yg pertama (1).

1.بيتٌ (rumah).

2.مسجدٌ (masjid).

3.بابٌ (pintu).

4.كتابٌ (kitab).

5.مفتاحٌ (kunci).

6.مكتبٌ (meja).

7.سريرٌ (ranjang/tempat tidur).

8.قلمٌ(pena).

9.كرسيٌ (kursi).

10.قميصٌ (kemeja /baju).

11.نجمٌ (Bintang).

12.طبيبٌ (seorang dokter).

13.طالبٌ (seorang pelajar).

14.ولدٌ (seorang anak).

15.رجلٌ (seorang lelaki).

16.تاجرٌ (seorang pedagang).

17.كلبٌ (seekor anjing).

18.قطٌ (seekor kucing).

19.حمارٌ (seekor keledai).

20.حصانٌ (seekor kuda).

21.جملٌ (seekor onta).

22.ديكٌayamjago /jantan).

23.مدرّسٌ (seorang pengajar).

24.منديلٌ (sapu tangan).

Alhamdulillah… Baarokallohu fiikum… Wa hafidzokumulloh jamii’an.

Ditulis oleh Ustadz Abu Zakaria Harits

Download kajiannya di sini

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s